Hormon yang mengatur kebahagian dan kaitannya dengan otak

HORMON DAN KEBAHAGIAAN

Pernahkah Anda tiba-tiba tersenyum sendiri? pernahkah anda berpikir, apa yang sebenarnya membuat Anda tersenyum? Apa yang sebenarnya membuat anda sedih atau mengernyitkan dahi? Semuanya berasal dari pikiran kita. Secara biologis perasaan dan emosi kita adalah hasil dari reaksi kimia yang terjadi di badan kita. Reaksi-reaksi tersebut berasal dari input luar seperti makanan, minuman, interaksi dengan apa saja. Reaksi kimia ini membuat kita merasakan perasaan negatif seperti sedih, marah, bingung, panik, dan juga perasaan positif seperti, cinta, dan kebahagiaan.

 

Ada 10 hormon utama yang bisa memicu kebahagiaan:

1. Acetylcholine: Kesiagaan, ingatan, kekuatan seksual, kontrol nafsu makan, dan precursor untuk hormon pertumbuhan
2. Dopamine: Perasaan damai dan tenang, euforia, kontrol atas gerakan motorik, fokus
3. Endorphins: Peningkatan dan penguatan mood, euforia, pengontrol rasa sakit alami
4. Enkephalins: Penghalang rasa sakit, penurunan nafsu makan, penurunan stress
5. GABA(Gamma Amino Butyric Acid): Anti stress, pengurangan kecemasan, penurunan panik. Peningkatan kontrol dan fokus
6. Melatonin: Hormon ‘tidur’ untuk memicu istirahat yang berkualitas, anti penuaan. Pengatur jam biologis
7. Norepinephrine: Perasaan bergairah, senang, siaga, termotivasi. Anti stress, kontrol nafsu makan dan energi.
8. Oxytocin: Hasrat seksual, rasa sayang, dan ketergantungan emosional
9. Phenylethylmine: Perasaan damai, dan ketertarikan pada orang lain.
10. Serotonin: Pemberi ketenangan dan tidur yang berkualitas, anti depresi, kontrol nafsu makan dan kekhawatiran.

Dari 10 hormon yang disebut di atas biasanya hanya 4 yang paling penting dan berpengaruh langsung pada proses kebahagiaan itu yakni Dopamine, Endorphin, Oxytocin dan Serotonin.

Tapi tetap saja keseimbangan hormon, dan suasana hati bisa kita kontrol. dengan melatih diri kita sendiri, management berfikir dan mengendalikan stress, pola makan yang baik, dan cukup olahraga dan tidur sangat berpengaruh penting akan keseimbangan hormon dan kesehatan mental.